English: Christoph and Diego Columbus (left), ...

English: Christoph and Diego Columbus (left), Santo Domingo. Deutsch: Christoph und Diego Columbus (links), Santo Domingo. Italiano: Cristoforo e Diego Colombo (a sinistra) a Santo Domingo. (Photo credit: Wikipedia)

Columbus lahir di Genoa, Italia dan selanjutnya menjadi warganegara Portugis. Kegiatan kelautannya dibiayai oleh Spanyol, oleh karena itu nama Columbus sering ditulis dalam bermacam-maca sistem ejaan. Christopporus Columbus (Italia), Christoffer Columbus (Jerman), Christopo Columbus (Portugis), Christopher Columbus (Inggris), Christobal Colon (Spanyol).

Genoa adalah kota kecil dan perusahaan anggur. Columbus membantu usaha ayahnya dan tidak bersekolah, pada usia 20 tahun dalam sebuah pelayaran perahunya tertembak oleh kapal perang Perancis dan Columbus terdampar di pesisir pantai Portugis. Columbus diselamatkan dan diambil sebgai anak asuh seorang pelaut dan usaha pelayaran Portugis. Sejak saat itu dia menjadi warganegara Portugis. Belajar membaca, menulis latin dan bahasa Portugis. Tahun 1478 ia menikah dengan seorang putri janda kaya dan terkenal, namanya Felipa Perestrella Moniz. Perkawinannya menghasilkan seorang putra, Diego Columbus. Dari keluarga istrinya memperoleh sejumlah naskah dan peta pelayaran dunia. Dari bakat dan minat yang dimiliki, catatan-catatan berharga dari keluarga istrinya dan sejumlah kapal layar, Columbus memiliki kesempatan untuk menjadi seorang pelaut yang ulung dan profesional. Columbus berhasil membuat proposal tentang pelayaran mengelilingi dunia. Proposal tersebut dibuat oleh Columbus pertama kali diajukan ke pemerintah Inggris, tetapi ditolak. Kemudian ke pemerintah Portugis, juga ditolak, hal yang sama juga terjadi ketika diajukan ke pemerintah Spanyol.

Perkawinan politik yang terjadi antara Raja Castilia, Ferdinand dan Ratu Arragon, Isabella merubah peruntungan Columbus. Perkawinan itu menyebabkan dua negara yaitu Castilia dan Arragon tergabung menjadi satu negara besar yaitu Spanyol. Terhimpunnya kekuatan Castilia dan Arragon membuat tentara Kristen menjadi kuat dan dapat mendesak tentara Islam yang menguasai semenanjung Iberia sejak abad ke-8 M. Pasukan Islam dapat dikalahkan pasukan Kristen Spanyol di kota Granada pada 1492. Peristiwa tersebut membuat pengaruh Islam di Eropa berakhir sama sekali. Sebagai rasa gembira, Ratu Isabella (sebenarnya tanpa dukungan raja Ferdinand dalam menerima proposal Columbus dengan negosiasi) menerima proposal tersebut dan bersedia menanggung seluruh biaya pelayaran Columbus. Hasil seluruh ekspedisi pelayaran dan penaklukan Columbus 80% untuk Isabella (Spanyol) dan 20% untuk Columbus sendiri. Dengan ditandatanganinya kesepakatan itu dimulailah ekspedisi pelayaran penaklukan Benua Amerika oleh Columbus yang sangat terkenal dalam sejarah dunia. Seluruh ekspedisi pelayaran, penemuan dan penjelajahan Columbus ke Benua Amerika dilaksanakan sampai 4 kali yaitu tahun 1492, 1493 (akhir), 1498 dan 1501-1502.

Uraian penjelajahan tiap-tiap ekspedisi tersebut secara singkat adalah sebagai berikut.

Tahun 1492

Berangkat dari kota Palos, Spanyol pada hari Jumat, 8 Agustus 1492 terdiri dari tiga kapal, masing-masing bernama: Santa Maria berbobot 100-120 ton, panjang 24-26 m daya angkut 40 orang, dinahkodai sendiri oleh Columbus. Kapal ke-2 Pinta, 60 ton, panjang 20-21 m, daya angkut 20 orang, dinahkodai oleh Vincenta Janes Pinzon. Kapal ke-3 Nina, 60 ton, 20-21 m, 20 orang, dinahkodai oleh Martin Alfonso.

Ekspedisi ini mengarungi Samudera Atlantik selama 40 hari dan berturut-turut mendarat di Salvador, Cathay, Cuba, Hispanolia. Di Hispanolia, ekspedisi Columbus membuka daerah pemukiman yang dijadikan basis pemusatan koloni Spanyol di Amerika Selatan. Dari Hispanolia. Ekspedisi Columbus memasuki Navidad, Bermuda, Azores dan akhirnya kembali ke Spanyol.

Tahun 1493

Berangkat dari kota Cadiz, Spanyol pada 25 September 1493. Ekspedisi ini terdiri dari satu kapal besar yang dinahkodai oleh Columbus sendiri dengan diiringi 17 kapal kecil. Jumlah peserta ekspedisi adalah 1000 orang. Tujuan utama untuk mencari daerah-daerah koloni Spanyol di Amerika Latin. Setelah mengarungi Samudera Atlantik selama 30 hari, ekspedisi berturut-turut mendarat di Dominika, Kepulauan Virgin, Puerto Rico, Hispanolia. Sebagian peserta ditinggalkan untuk membentuk daerah koloni di Hispanolia, sisanya menuju Navidad, Kep. Karibia dan kembali ke Spanyol, tiba pada 1496 (ekspedisi paling lama).

Tahun 1498

Merupakan ekspedisi yang paling tidak berhasil karena kurang dipublikasikan dan persiapannya kurang matang. Ekspedisi juga berangkat dari kota Cadiz. Setelah mengarungi Samudera Atlantik selama 30 hari, ekspedisi ini berturut-turut menjelajahi daerah-daerah Trinidad, kemudian mencari Pulau Margaretha yang banyak diisukan mengandung/menyimpan mutiara dalam jumlah yang besar. Rombongan ekspedisi memasuki daratan Amerika Latin, yaitu mula-mula mendarat di Venezuela – Hispanolia. Di Hispanolia terjadi pertikaian antara anggota ekspedisi karena memperebutkan makanan dan wanita sehingga pemerintah Spanyol terpaksa mengirimkan pasukan untuk menyelesaikan pertikaian dibawah pimpinan kolonel Francesco de Bobadilla. Untuk menertibkan pemukiman Hispanolia sebagai pusat kolonisasi Spanyol di Amerika Latin diangkatlah Nicolas de Ovanda sebagai Gubernur Hispanolia. Ekspedisi ke-3 ini pada 1499 kembali ke Spanyol.

Tahun 1501-1504

Merupakan ekspedisi yang terakhir, terbesar dan terencana secara matang. Ekspedisi ini lazim diberi nama Altoviaye (High Voyage). Dalam ekspedisi yang keempat ini, Columbus ditemani putranya Diego dan dua saudaranya, Fernando dan Bartholomew Columbus. Pada waktu ekspedisi keempat ini berangkat, Columbus sudah berusia 51 tahun. Persiapan yang matang dan peralatan yang sangat baik, ekspedisi ini mampu menyeberangi Samudera Atlantik selama 21 hari. Daerah-daerah yang dijelajahi dalam ekspedisi ini adalah Martinique, Santo Domingo, Hispanolia, Karibia, Jamaika, Pantai Honduras, Nikaragua, Kosta Rika dan Panama. Dalam pelayaran besar yang berlangsung cukup lama ini, ikut pula sejumlah pakar, diantaranya adalah Amerigo de Vespucci yang membuat laporan paling lengkap dan sempurna. Pada waktu perjalanan pulang dari Amerika Latin, Columbus dalam keadaan sakit dan mengalami stres. Ketika sampai di Spanyol, Ratu Isabella meninggal dunia, sedangkan Raja Ferdinand kurang memberikan respek pada pelayaran Columbus, sehingga Columbus yang sedang stres berat dan hidup dalam kemiskinan akhirnya meninggal pada 20 Mei 1564 di kota Valladolid, Spanyol.