Tag Archive: kudeta


Di Depan Mahkamah Sejarah

Oleh Asvi Warman Adam

Sejarawan, Ahli peneliti utama LIPI

(Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia) di Jakarta dan Pengurus Pusat Masyarakat Sejarawan Indonesia

Soeharto bisa berkelit dari pengadilan kasus KKN. Mampukah ia berkelit dari pengadilan sejarah?

PENGHENTIAN peradilan kasus mantan presiden Soeharto membuktikan bahwa hukum ternyata tidak mampu mengadili bekas orang nomor satu Indonesia itu. Mungkin satu-satunya kini yang dapat mengadili Soeharto adalah sejarah. Banyak sekali dakwaan yang dapat diajukan kepada sang jenderal besar itu. Salah satu tuduhan terhadap Soeharto adalah keterlibatannya dalam percobaan kudeta G-30-S dan pengambilalihan kekuasaan sejak 11 Maret 1966.

Kudeta Merangkak

Peralihan kekuasaan dari Soekarno kepada Soeharto pertama diawali dengan (percobaan) kudeta 1 Oktober 1965. Diakhiri dengan keluarnya Supersemar (Surat Perintah Sebelas Maret) 1966 yang secara de facto memberikan kekuasaan kepada Mayjen Soeharto. Periode 1 Oktober 1965 sampai 11 Maret 1966 disebut oleh Y. Pohan (Who were the Real Plotters of the Coup against President Soekarno, 1988) sebagai “kudeta merangkak”. Saskia menamakan peristiwa tahun 1965 sebagai kup pertama dan tahun 1966 sebagai kup kedua. Peter Dale-Scott melihatnya sebagai kudeta tiga tahap, pertama, gerakan tigapuluh September yang merupakan “kudeta gadungan”, kedua, tindakan balasan, yaitu pembunuhan terhadap anggota PKI secara massal, dan ketiga, pengikisan sisa-sisa kekuatan Soekarno.

Continue reading

Advertisements

Terbitnya buku  Habibie, Detik-Detik yang Menentukan, menjadi polemik hangat terutama menyangkut tindakan Prabowo pada Mei 1998. Beberapa karikatur menyentil kegiatan Prabowo mendatangi istana dan pengerahan pasukan saat itu menjurus kepada kudeta. Benarkah demikian?

Continue reading

%d bloggers like this: