TRADISI SEJARAH MASA PRA AKSARA

A. Tradisi Masyarakat Sebelum Mengenal Tulisan

Dilakukan melalui tradisi lisan, dimana pengertian tradisi lisan itu sendiri adalah sebagai berikut.

Ø      Tradisi lisan merupakan tradisi yang terkait dengan kebiasaan/ adat istiadat, menggunakan bahasa lisan dalam menyampaikan pengalaman sehari-hari dari seseorang kepada orang lain.

Ø      Tradisi lisan dapat juga diartikan sebagai penggungkapan lisan dari satu generasi ke generasi yang lain,dst.

Ø      Menurut Kuntowijoyo,tradisi lisan merupakan sumber sejarah yang merekam masa lampau masyarakat manusia. Continue reading “TRADISI SEJARAH MASA PRA AKSARA”

PENDUDUKAN JEPANG DI INDONESIA DAN PERSIAPAN KEMERDEKAAN INDONESIA

A. Latar Belakang Jepang Menguasai Indonesia

a. Modernisasi Jepang

Jepang awalnya merupakan Negara yang menganut sistem isolasi yaitu sistem dimana negara tersebut menutup diri dari pengaruh bangsa/ negara lain di luar negaranya. Baru pada tahun 1854, ketika Komodor Matthew Perry (orang Amerika Serikat) datang ke Jepang dengan tujuan untuk membuka kota pelabuhan Jepang maka Jepang terbuka bagi negara lain. Terjalin hubungan antara Jepang dan Amerika Serikat melalui perjanjian SHIMODA sehingga sejak itu pelabuhan di Jepang terbuka bagi perdagangan internasional. Saat itu yang memimpin Jepang adalah Shogun Tokugawa. Continue reading “PENDUDUKAN JEPANG DI INDONESIA DAN PERSIAPAN KEMERDEKAAN INDONESIA”

TRADISI SEJARAH MASYARAKAT INDONESIA MASA AKSARA

Kepulauan Indonesia, pada zaman kuno terletak pada jalur perdagangan antara dua pusat perdagangan kuno, yaitu India dan Cina. Letaknya dalam jalur perdagangan internasional ini memberikan pengaruh yang sangat besar pada perkembangan sejarah kuno Indonesia. Kehadiran orang India di kepulauan Indonesia memberikan pengaruh yang sangat besar pada perkembangan di berbagai bidang di wilayah Indonesia. Continue reading “TRADISI SEJARAH MASYARAKAT INDONESIA MASA AKSARA”

INDONESIA MASA DEMOKRASI TERPIMPIN (1959-1966)

  1. DEKRIT PRESIDEN

Pelaksanaan demokrasi terpimpin dimulai dengan berlakunya Dekrit Presiden 5 Juli 1959.

Latar Belakang dikeluarkan dekrit Presiden :

Undang-undang Dasar yang menjadi pelaksanaan pemerintahan negara belum berhasil dibuat sedangkan Undang-undang Dasar Sementara (UUDS 1950) dengan sistem pemerintahan demokrasi liberal dianggap tidak sesuai dengan kondisi kehidupan masyarakat Indonesia.

Dekrit Presiden 1959
Dekrit Presiden 1959 – Dimulainya Masa Demokrasi Terpimpin

Kegagalan konstituante dalam menetapkan undang-undang dasar sehingga membawa Indonesia ke jurang kehancuran sebab Indonesia tidak mempunyai pijakan hukum yang mantap.
Continue reading “INDONESIA MASA DEMOKRASI TERPIMPIN (1959-1966)”

RUNTUHNYA SEORANG TIRAN

Tahun-tahun menjelang runtuhnya Susuhunan Amangkurat I, tiran nan lalim dari Kerajaan Mataram, adalah masa penuh bencana. Panen gagal karena musim kering berkepanjangan dan serangan hama yang menggila. Pada awal 1677, paceklik melanda seluruh negeri. Alam yang murka pun mengirim sasmita: Gunung Merapi, yang memayungi telatah Mataram, meletus pada 1672. Lalu, ada gerhana bulan dan matahari. Bahkan, gerhana matahari total menggelapkan tanah Jawa Tengah pada Desember 1676. Gempa terjadi berkali-kali.

Continue reading “RUNTUHNYA SEORANG TIRAN”